BELI PERAK SEKARANG …!

perak murni

Seiring dengan naiknya harga emas murni dikisaran Rp. 450.000/gr menyebabkan penurunan daya beli konsumen. Hal itu disebabkan salah satunya karena nilai inflasi emas yang begitu cepat dan tidak sejalan lagi dengan tingkat pendapatan yang diperoleh, sehingga kenaikan harga emas sudah tidak terjangkau lagi oleh para pecinta emas (Gold Bug). Sementara itu beberapa konsumen beranggapan bahwa harga tersebut terlalu tinggi dan tidak masuk akal lagi sehingga konsumen merasa takut membeli emas karena khawatir harga emas turun suatu saat.

Bagi calon konsumen yang tidak memiliki uang berlebih, sekarang tidak perlu risau lagi karena ada moda investasi alternatif selain emas yang margin kenaikan tidak kalah menarik dengan jangka waktu investasi  5 sampai 10 tahun dimasa yang akan datang yaitu “Investasi Perak Murni …!”

Perak atau yang biasanya disebut silver pada awalnya digunakan untuk mata uang di zaman Nabi Muhammad SAW, ada dua mata uang yang digunakan pada zaman itu yaitu DINAR ( emas 22 karat dengan berat 4,25 gr )  dan  DIRHAM (perak murni dengan berat 2,975 gr), selanjutnya pada  zaman Khalifah Umar Bin Khattab di standarkan  dengan perbandingan nilainya antara DINAR : DIRHAM sebesar 1 : 12 yang artinya 1 DINAR  sama nilainya dengan 12 DIRHAM. Dalam perkembangannya perak yang awalnya hanya digunakan sebagai mata uang sekaligus salah satu produk investasi tertua yang  pernah ada dan bertahan sampai saat ini, kini pada zaman modern perak telah berkembang fungsi dan kegunaanya selain untuk tujuan investasi dengan tingkat konsumsi   8 % juga   digunakan untuk keperluan aplikasi industri sebesar 39 % seperti handphone, komputer, televisi, Fotografi sebesar 22%, perhiasan sebesar 31% .

Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dunia, penggunaan perak akan semakin banyak untuk digunakan dan habis dikonsumsi  di dalam berbagai aspek kehidupan baik sekarang dan di  masa yang akan datang. Berdasarkan data statistik pada tahun 1950 , perak yang dapat diambil dari perut bumi berkisar 10.000.000.000  ounce , pada tahun 1980  telah turun menjadi  3.500.000.000 ounce , sekarang pada tahun 2011 tinggal 700.000.000 ounce, dengan kondisi stock yang sangat terbatas sementara kebutuhan total industri aplikasi pada tahun 2015 diperkirakan berkisar 666.000.000 dan dampak krisis global akan meningkatkan konsumsi perak sebagai  investasi sebagai lindung nilai terhadap mata uang USD yang terus melemah, sementara disisi lain     kekhawatiran persediaan (supply) perak dari pertambangan yang tersebar di seluruh dunia kian terbatas dengan data statistik produksi tahunan dihasilkan oleh Meksiko sebesar 16%, Peru sebesar 15%, Autralia sebesar 10% dan Cina, Polandia, Chilie, Amerika Serikat dan Kanada sebesar 7% dimana produksi pertambangan tersebut mengalami penurunan produksi dari tahun ke tahun.

Nah  pertanyaan sekarang …? apakah harga perak saat ini termasuk mahal atau murah? Harga perak saat tulisan ini dibuat berada pada kisaran USD 40 troy ounce, dan menurut saya  masih “Sangat Murah”. Mengapa kami beranggapan harga perak saat ini masih sangat murah, karena berdasarkan teori Dow Jones Industial Average (DJIA) yang merupakan saham gabungan Amerika Serikat.

Berdasarkan fakta sejarah  yang pernah terjadi  disaat krisis melanda, harga emas selalu berbanding 1 : 1 dengan nilai DJIA (EMAS : DJIA = 1: 1), sedangkan perbandingan harga EMAS : PERAK adalah 1:17 yang artinya jika harga emas mengikuti teori DJIA maka harga emas akan diperkirakan terus merangkak naik mengikuti pergerakan DJIA. Rekor nilai tertinggi yang pernah dibukukan DJIA sebesar 14.100 pada tahun 2007 sedangkan posisi pada saat tulisan ini dibuat nilai DJIA berada dikisaran 11.200, bila harga emas mengikuti pergerakan DJIA maka harga emas diperkirakan mencapai antara 5000-14.100 per troy ounce. Sedangkan harga perak yang berbanding 1:17 dengan emas apabila di hitung muncul harga fantastis antara 295-800 per troy ounce, jika di rupiahkan dengan asumsi 1 USD berkisar antara Rp. 8.500 maka harga perak tertingginya dapat mencapai antara Rp. 80.000/gr – Rp. 220.000/gr. Sedangkan harga perak murni  klicir (Granule) saat tulisan ini dibuat berada pada kisaran Rp. 12.700/gr, jadi harga perak saat ini masih sangat murah dan masih tebuka kesempatan yang lebar untuk calon investor untuk membeli perak sebagai salah satu pilihan investasi, dan apabila hal ini benar terjadi dapat dipastikan investor perak akan menjadi super kaya di masa depan. Jadi tunggu apa lagi? Segera tutup internet ,TV , koran bacaan anda segera beli  Perak dan emas  Sekarang juga . . . ! BUY  SILVER  AND GOLD NOW . . . !

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Perak

Kelebihan Investasi Perak :

  1. Harga masih relatif murah.
  2. Modal untuk investasi sangat kecil dan terjangkau untuk semua kalangan.
  3. Mudah diuangkan di Toko Perak/Toko Emas/Pengepul Perak.

Kekurangan investasi Perak

  1. Investasi Perak relatif belum dikenal seperti Investasi Emas sehingga menyulitkan investor saat menjual jika tidak tahu tempat-tempat yang mau menerima penjualan perak.
  2. Investasi perak cenderung untuk disimpan, sehingga tidak bisa dinikmati nilai kegunaannya.
  3. Perlu ruang penyimpanan khusus jika membeli dalam jumlah besar.

Investasi Perak

Keterangan Investasi Perak I Investasi Perak II Investasi Perak III
Nilai Investasi Rp 10 Jt Rp 100 Jt Rp 1 M
Harga Perak (2000) Rp 1.450/gr

(5 troy x 9000)

Rp 1.450/gr

(5 troy x 9000)

Rp 1.450/gr

(5 troy x 9000)

Perak yang Diperoleh 10 Jt : 1.450/gr = 6896 gr 100 Jt : 1.450/gr = 68965 gr 1 M : 1.450/gr = 689655 gr
Harga Perak (2011) Rp. 11.000/gr

(38 troy x 9000)

Rp. 11.000/gr

(38 troy x 9000)

Rp. 11.000/gr

(38 troy x 9000)

Uang Menjadi 6896 x Rp. 11.000=

75.865.000

68965 x Rp. 11.000=

758.615.000

689655 x Rp. 11.000=

7.586.205.000

Prosentase Kenaikan 750% (7,5x) 750% (7,5x) 750% (7,5x)

Investasi Emas

Keterangan Investasi Emas I Investasi Emas II Investasi Emas III
Nilai Investasi Rp 10 Jt Rp 100 Jt Rp 1 M
Harga Emas (2000) 70.000/gr

(250 troy x 9000)

70.000/gr

(250 troy x 9000)

70.000/gr

(250 troy x 9000)

Emas yang Diperoleh 10 Jt : 70.000/gr = 142.857 gr 100 Jt : 70.000/gr = 1.428.571 gr 1 M : 70.000/gr = 14.285.714 gr
Harga Emas (2011) Rp. 430.000/gr

(1910 troy x 8900)

Rp. 430.000/gr

(1910 troy x 8900)

Rp. 430.000/gr

(1910 troy x 8900)

Uang Menjadi 142.857 x Rp. 430.000

61.428.500

1.428.571 x Rp. 430.000

614.285.530

14.285.714 x Rp. 430.000

6.142.857.000

Prosentase Kenaikan 610% (6,1x) 610% (6,1x) 610% (6,1x)

Investasi di Bank

Deposito

(A)

Tahun 2000 – 2011 bunga rata-rata 12%/Thn

(B)

Deposito + Bunga

(A+B)

Kenaikan

(%)

Rp. 10.000.000 12% x 11 Tahun x Rp 10 Jt = Rp. 13.200.000 Rp. 23.200.000 232 % (2,32x)
Rp. 100.000.000 12% x 11 Tahun x Rp 100 Jt = Rp. 132.000.000 Rp. 232.000.000 232 % (2,32x)
Rp. 1.000.000.000 12 % x 11 Tahun x Rp 1 M = Rp. 1.320.000.000 Rp. 2.320.000.000 232 % (2,32x)

Author: Muchlis Diagama

Comments are closed.